SEO Action Plan : Miliki action plan agar tidak seperti Layangan putus

seo action plan

Pentingnya SEO Action Plan

SEO tidak bisa dilakukan dalam semalam.
Sehingga kita membutuhkan action plan untuk menuntun kita dalam melakukan SEO.

Tanpa action plan yang jelas. Anda akan terombang-ambing dibawah arus informasi yang simpang siur, layaknya “Layangan Putus”.

Tanpa pegangan yang jelas dalam melakukan SEO.

Apalagi anda termasuk orang yang mudah terpengaruh oleh opini-opini praktisi SEO di grup Telegram maupun forum-forum SEO.

Keberadaan action plan sangat anda butuhkan.

Berbeda dengan Google Adword, yang bisa kita lihat hasilnya hanya dalam hitungan jam. SEO action plan tidak terlalu kita butuhkan.

Bagi anda yang masih bingung bagaimana membuat action plan untuk kampanye SEO. Dan apa saja tindakan-tindakan yang harus dimasukan pada action plan, artikel ini kami rekomendasikan untuk anda.

Semoga bisa membantu.

Pengertian SEO Action Plan

Sekali lagi, untuk menyamakan persepsi. Kami akan mulai dengan defenisi terlebih dahulu.

Apa itu SEO Action Plan?

SEO Action Plan adalah kumpulan rencana tindakan SEO dari waktu ke waktu untuk mencapai tujuan  SEO berdasarkan KPI yang sudah ditetapkan.

Dengan action plan ini, kita bisa membagi-bagi pekerjaan besar menjadi pekerjan-pekerjan yang lebih kecil sehinga lebih mudah untuk di eksekusi.

Dalam SEO, action plan ini memegang peranan yang sangat krusial pada keberhasilan kampanye SEO.

Karena memang, proses SEO membutuhkan waktu yang relatif lama. Setidaknya kita butuh waktu 4 – 6 bulan untuk bisa melihat hasil dari tindakan SEO kita.

Bahkan, untuk banyak kasus. Kita butuh waktu yang lebih lama.

Saya harap, sampai disini anda sudah paham apa itu SEO Action Plan.
Selanjutnya kita akan bahas bagaimana membuatnya.

Mari kita mulai.

Membuat SEO Action Plan

Sebelum kita mulai membuat action plan.

Kita harus menetapkan KPI SEO terlebih dahulu. Karena, KPI inilah yang akan kita jadikan acuan dalam membuat action plan nantinya.

Untuk anda yang belum tahu apa itu KPI SEO. Silahkan baca dulu disini.

Untuk memudahkan anda memahami proses ini. Kami menganggap kita sudah membuat KPI SEO yang akan dicapai dalam satuan waktu tertentu.

Berikut ini adalah beberapa elemen KPI SEO yang harus kita capai

Trafik

Misalnya kita menargetkan minimal 1000 kunjungan unik setiap bulannya.
Dengan konversi hingga 3% dari total kunjungan unik diatas. Ini artinya, kita berharap terjadi konversi sebanyak 30 konversi perbulan.

Ranking

Sebelumnya kita sudah menetapkan KPI Kunjungan unik sebesar 1000 kunjungan perbulan.

Jika di asumsikan CTR (Click Through Rate) rata hanya 10%,  maka setidaknya kita membutuhkan total volume pencarian sebesar 10.000 pencarian perbulannya.

Selanjutnya, kita melakukan riset keyword untuk menemukan keyword-keyword potensial yang memenuhi KPI volume pencarian diatas.

Akhirnya kita menemulan 10 keyword dengan rata-rata pencarian bulannnya sebesar 1000 pencarian perbulan.

Untuk mencapai 1000 kunjungan unik perbulannya, maka kita harus mampu me-ranking 10 keyword agar masuk halaman 1 Google.

Semakin tinggi rankingnya semakin bagus.
Karena CTRnya akan semakin besar.

Backlink

Baik, sebelumnya kita sudah menetapkan 10 keyword yang harus dioptimasi.

Langkah berikutnya adalah melakukan Analisa persaingan untuk 10 keyword tersebut. Kumpulkan informasi sebanyak mungkin.

Terutama informasi profile backlink.

Mulai dari jumlah root domain, jenis backlink, dofollow atau nofollow, metrik yang dimiliki sumber backlink tersebut termasuk distribusi anchor text yang digunakan.

Karena bagian ini sangat teknis.

Kami asumsikan kita sudah mengumpulkan data-data yang dibutuhkan.

Konten / Artikel

Selanjutnya, kita akan kumpulkan informasi terkait dengan konten.

Kumpulkan informasi asset konten yang dimiliki oleh competitor anda. Mulai dari konten pilar maupun konten pendukungnya.

Informasi ini sangat berguna bagi anda untuk membuat perencanaan konten.
Konten website anda harus lebih banyak dan lebih baik dibandingkan dengan konten competitor.

Itu pendekatannya.

Metrik SEO

Selain mengumpulkan inforamsi terkait dengan backlink dan konten. Anda juga harus mengumpulkan informasi metrik SEO dari website competitor.

Biasanya, kami hanya memperhatikan beberapa metrik SEO saja.

Seperti, Usia website, Lama pendaftaran, Domain Authority, Page Authority, Url Rank serta Domain Rank.

Setelah anda kumpulkan. Selanjutnya tentukan nilai minimum yang harus anda capai untuk masing-masing metrik SEO tersebut.

Jadikan nilai minimum tersebut sebagai KPI SEO anda.

Sampai disini, kita sudah berhasil membuat dan menetapkan KPI SEO yang harus dicapai. Selanjutnya, kita tindaklanjuti dengan membuat SEO Action Plan.

Kita bagi pekerjaan menjadi beberapa bagian

Tahapan SEO

Dalam melakukan SEO, tentu kita melewati beberapa tahapan. Dibawah ini adalah beberapa tahapan yang akan kita lakukan.

Riset Keyword

Riset keyword merupakan proses menemukan keyword yang potensial sesuai dengan KPI SEO yang sudah ditetapkan.

Alat yang digunakan untuk melakukan riset  keyword adalah Ahrefs, Ubersuggest dan Keyword Revealer. Anda bisa pilih salah satunya saja jika budget terbatas.

Waktu yang dibutuhkan untuk riset keyword berkisar antara 3 – 8 hari kerja.

Makin mahir anda melakukan riset keyword, maka semakin pendek durasi waktu yang anda butuhkan. Biasanya juga akan menghasilkan keyword yang juga bagus.

Pada tahapan ini pekerjaan anda hanya mengumpulkan keyword potensial sebanyak mungkin. Minimal 10 keyword dengan volume pencarian yang bagus.

Analisa Kompetitor

Tahapan kedua setelah riset keyword adalah Analisa persaingan keyword.

Semakin banyak keyword yang akan di Analisa, maka semakin banyak waktu yang dibutuhkan. Kami menyarankan untuk menggunakan tool SEO seperti Ahrefs dan Moz.

Pada tahapan ini, ada beberapa data yang akan kita kumpulkan, diantaranya adalah

Pertama, Metrik SEO seperti, Usia website, Domain Authority, Page Authority, Ahref Url Rank, Ahref Domain Rank, Jumlah Backlink, Jenis Backlink,  kualitas backlink,

Kedua, Aset konten. Jumlah halaman website, topik yang diangkat, kualitas konten, jumlah index serta jenis konten yang dimiliki.

Data diatas kita kumpulkan dari 10 website yang menempati halaman 1 Google untuk keyword yang sedang di Analisa persaingannya.

Ini artinya, jika anda Analisa 10 keyword. Maka, setidaknya anda harus mengumpulkan data dari 100 website yang berada di halaman 1 google.

Untuk pemula, proses ini biasanya membutuhkan waktu sekitar 30 hari kerja.
Bisa lebih cepat atau lambat. Tergantung total keyword yang harus di Analisa persaingannya.

Content Creation.

Tahap berikutnya adalah membuat konten.

Konten yang akan kita buat ini dibagi menjadi 2 jenis konten.

Pertama, Primary Content. Merupakan konten yang akan kita tampilkan di halaman-halaman utama. Seperti Homepage, Harga, Faq, About dan lainnya.

Khusus untuk halaman homepage dibuat sedemikian rupa agar optimal untuk keyword utama yang ditarget untuk masuk halaman 1 Google.

Pastikan konten yang dibuat lebih baik dibandingkan dengan konten competitor. Mulai dari jumlah kata, struktur penyajiannya, internal link dan lain sebagainya.

Ini adalah salah satu kunci keberhasilan anda memenangkan kompetisi di Google Search.

Link Building

Setelah anda melakukan Analisa competitor dan mengumpulkan data metrik SEOnya. Langkah berikutnya adalah melakukan link building.

Misalnya, kita mendapatkan data backlink rata-rata kompetitor seperti dibawah ini.

Total Backlink 208 backlink dari domain yang berbeda

100 backlink berasal dari backlink profile

49 backlink berasal dari PBN + Guest Post Indonesia

20 backlink berasal dari Blog Edu Indonesia

39 backlink berasal dari profile Blog Edu luar

Dari data diatas, kita minimal kita harus mendapatkan 208 backlink dari domain yang berbeda. Dengan rincian seperti diatas.

Anda tidak harus mendapatkan backlink tersebut dalam 1 hari, minggu atau bulan. Tapi, kita dapatkan dalam periode tertentu. Misalnya 6 bulan.

Jika kita tetapkan 6 bulan.

Maka, setidaknya setiap bulan kita harus memasang 35 backlink pada website kita. Tentu dengan jenis yang berbeda.

Misalnya, 25 backlink profile, 5 backlink edu dan 10 backlink pbn.

35 backlink ini tidak harus anda kerjakan dalam 1 hari. Anda bisa juga bagi menjadi beberapa hari dalam 1 bulan. Misalnya 7 – 10 backlink dalam 1 minggu.

Begitu seterusnya sampai bulan ke 6

Untuk anda yang masih kesulitan mendapatkan backlink Edu Indonesia, silahkan cek disini : Jasa Backlink Edu Indonesia.

Terus terang, penjelasan kami ini memang tidak terlalu detail. Karena pada kesempatan ini kami hanya ingin memberikan gambaran tahapan yang akan anda lewati dalam membuat SEO Action Plan.

Terakhir

Dengan menggunakan SEO Action Plan ini, diharapkan pekerjaan SEO anda menjadi lebih terarah dan terukur. Kita bisa mengetahui tindakan-tindakan SEO yang memberikan impact pada pencapain KPI SEO yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Lebi penting dari itu. Anda tidak dibuat sibuk oleh pekerjaan SEO.

Dari data diatas, anda hanya butuh 7 – 10 backlink per-minggu. Artikel pun begitu, mungkin anda hanya butuh 3-5 artikel per-minggu.

Dengan cara ini, orang sibuk pun bisa melakukan SEO secara Mandiri.
Tanpa harus sewa Jasa Konsultan SEO seperti kami.

Bagaimana. masih memilih menjadi “Layangan putus” ?

Semoga, tulisan singkat kami ini memberikan inspirasi pada pembaca sekalian.

Salam sukses.

Note :

Artikel ini ditulis oleh Hidayat Mundana. Praktisi SEO sejak tahun 2011.
Butuh Jasa Optimasi website, silahkan hubungi : 0822 1917 5900

Artikel ini ditulis hanya dalam waktu yang relatif singkat. Sehingga, sangat mungkin terdapat banyak kekurangan disana-sini. Redaksional maupun datanya. Oleh karenanya, kami terbuka menerima masukan dari anda semua.